Kenali, 6 Ciri-ciri Kepribadian Introvert Lebih Dalam

Selain ekstrovert, introvert merupakan salah satu dari tipe kepribadian. Mereka yang termasuk ke dalam kepribadian introversion adalah orang yang cenderung fokus kepada pikiran, perasaan, dan suasana hati yang berasal dari dalam diri sendiri alias internal. Hal ini berbeda dengan para ekstrovert yang lebih suka mencari stimulai perasaan yang datangnya dari luar dirinya. Yuk, cari tahu lebih dalam lagi tentang kepribadian introvert!

Apa Itu introvert?

Kepribadian introvert adalah sebuah tipe kepribadian yang sering disalahartikan sebagai pemalu. Padahal, kepribadian introvert dan pemalu tidaklah sama. Seseorang yang pemalu cenderung merasa khawatir atau tidak nyaman saat berada dalam situasi sosial tertentu, khususnya jika harus berinteraksi dengan orang yang tidak dikenalnya.

Bahkan, pemalu merupakan salah satu gangguan mental yang termasuk ke dalam gangguan kecemasan sosial meski masing tergolong ringan. Sementara itu, seorang introvert lebih suka menyendiri untuk mengumpulkan energinya. Namun, para introvert sebenarnya tidak ada masalah jika harus berada di dalam situasi sosial.

Kepribadian introvert adalah tipe kepribadian yang bertolak belakang dengan ekstrovert. Akan tetapi, sebenarnya, setiap orang memiliki elemen introvert dan ekstrovert di dalam diri masing-masing. Perbedaannya, ada yang lebih didominasi oleh kepribadian introvert, dan begitu pula sebaliknya, ada yang lebih didominasi dengan karakteristrik ekstrovert.

Mengetahui apakah diri Anda termasuk memiliki kepribadian introvert maupun ekstrovert bisa dibilang cukup penting. Pasalnya, selain bisa lebih mengenal diri sendiri, Anda bisa lebih efektif dalam mendapatkan dan memusatkan energi dengan cara yang tepat.

Ciri-ciri orang kepribadian introvert

Untuk mengetahui apakah Anda termasuk introvert, pahami beberapa ciri-cirinya berikut ini.

1. Energi bisa terkuras saat menghabiskan waktu dengan banyak orang

Para introvert tidak memiliki masalah jika harus berinteraksi dalam situasi sosial. Hanya saja, jika terlalu lama menghabiskan waktu dengan orang lain, energinya akan mudah terkuras habis. Apalagi jika ia harus berinteraksi dengan banyak orang dalam satu waktu.

Baca Juga:   5 Manfaat Air Hujan untuk Kesehatan yang Wajib Anda Ketahui!

Hal ini tentu berbeda dengan para ekstrovert yang justru mendapatkan energi saat bertemu dengan banyak orang. Oleh sebab itu, untuk mengembalikan energinya, para introvert akan menghabiskan waktu sendiri setelah bertemu dengan banyak orang.

2. Senang menghabiskan waktu sendiri

Mungkin sebagian orang mengira bahwa orang yang suka menyendiri berarti memiliki kepribadian yang tidak menyenangkan. Sebagai contoh, pemurung, sering bersedih, dan sebagainya. Padahal, bagi orang introvert, kebahagiaannya justru didapatkan saat ia bisa menghabiskan waktu sendiri.

Jika Anda seorang introvert, menghabiskan waktu untuk melakukan hal yang disukai seorang diri adalah waktu yang paling menyenangkan. Hal ini juga dapat membantu Anda “mengisi ulang” energi positif. Namun, bukan berarti introvert akan menyendiri 24 jam dalam sehari.

Sebagai seorang introvert, Anda juga senang menghabiskan waktu untuk berinteraksi dengan orang-orang terdekat, seperti teman dan keluarga.

3. Teman sedikit, tapi berkualitas

Orang sering menyalahartikan bahwa para introvert tidak suka bergaul, sehingga tidak memiliki teman dekat. Tentu saja anggapan itu tidak benar, karena saat memiliki kepribadian introversion, Anda tetap saja suka berinteraksi dengan orang lain dan memiliki teman dekat.

Meski begitu, jumlah teman Anda mungkin tidak sebanyak yang dimiliki oleh para ekstrovert. Namun, pertemanan yang dimiliki oleh para introvert sangat berkualitas. Pasalnya, meski hanya memiliki satu dua orang teman dekat, orang dengan kepribadian ini akan menjaga dan merawat pertemanannya dengan baik.

Baca Juga:   10 Cara Efektif Membangun Jadwal Belajar yang Mendukung Kebutuhan Orang Introvert

4. Lebih mudah terdistraksi

Mengingat para introvert lebih suka menghabiskan waktu sendiri, orang dengan kepribadian ini sering kali kewalahan jika harus berada di keramaian dan bertemu dengan banyak orang. Tak heran, mereka sering mudah terdistraksi.

Hal ini membuatnya sangat sulit untuk fokus dan berkonsentrasi saat harus melakukan sesuatu. Maka itu, jika merasa harus fokus, orang dengan kepribadian ini lebih senang jika bisa berada di tempat yang sepi dan tenang tanpa gangguan.

5. Lebih sadar akan dirinya sendiri

Mengingat bahwa para introvert lebih banyak mendapatkan energi saat sedang sendiri, mereka memiliki kecenderungan lebih sadar atau paham mengenai dirinya sendiri. Pasalnya, para introvert sering menyelami pikiran dan perasaannya, sehingga bisa lebih banyak belajar mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan dirinya.

Sebagai contoh, para introvert senang jika bisa mencoba berbagai hobi untuk mengetahui mana yang lebih disukainya. Selain itu, mereka juga senang memikirkan hidup yang sedang dan akan dijalani. Ada pula yang senang membaca buku-buku dan menonton film yang berkaitan atau terasa dekat untuk refleksi diri.

6. Belajar dengan cara observasi

Jika para ekstrovert lebih suka belajar sambil praktek langsung, para introvert lebih suka melakukan observasi terlebih dahulu. Oleh karenanya, sebelum melakukan sesuatu, mereka cenderung mempelajari dulu sebelum mempraktekkannya secara langsung.

Bahkan, tak jarang mereka melihat orang lain melakukannya hingga berulang kali sampai merasa yakin untuk bisa meniru atau melakukannya sendiri. Jika harus latihan, para introvert lebih suka melakukannya di tempat yang tidak diketahui banyak orang.

Nah, Itulah penjelasan di atas mengenai kepribadian introvert beserta ciri-cirinya semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.