Cara Budidaya Ikan Lele, 8 Faktor Penting Agar Budidaya Ikan Lele Sukses

Siapa yang tidak tau ikan lele? ya,, ikan yang satu ini merupakan primadona jajanan kuliner warung tenda maupun rumah makan, komoditas ikan lele saat ini sudah merupakan konsumsi pokok bagi kalangan pecinta cita rasa makanan unik, tetapi apakah kalian tau bagaimana Cara Budidaya Ikan Lele?

Bagi pecinta makanan ikan lele ada baiknya kalian lebih dulu mengetahui bagaimana proses ikan lele sampai dapat kita konsumsi baik melalui beli di pasar dan memasaknya sendiri maupun setelah menjadi jajanan kuliner di warung pojok ataupun rumah makan

Sejarah Singkat Ikan Lele

Ikan lele atau yang di sebut juga dengan catfish yang memiliki bahasa latin Clarias ini merupakan ikan air tawar endemik Asia walaupun penyebaranya saat ini sudah memasuki eropa akan tetapi ikan lele ini atau yang di sebut dengan catfish di sana di musnahkan dikarnakan mengganggu habitat asli ikan air tawar endemik mereka. sangat mudah dalam mengenali jenis ikan nokturnal atau yang aktif mencari makan di malam hari ini dengan tekstur tubuh memanjang kulit licin dan berkumis siapapun pasti langsung dapat mengetahuinya.

Ikan lele memiliki kemampuan hidup yang sangat kuat terhadap kondisi ekstrim maupun minim oksigen dengan PH yang tidak stabil sekali pun sehingga sangat mudah untuk di budidayakan khususnya di Asia. Bagi kalian yang ingin tau bagaimana cara budidaya ikan lele ada baiknya memperhatikan tahapan awal mulai dari tebar benih sampai panen.

Faktor Penentu Budidaya Ikan Lele Sukses

Berikut kami jelaskan bagaimana Cara Budidaya Ikan Lele menurut sumber KoranFakta.net

  • Modal

Usaha budidaya ikan lele tidak lepas dari biaya, sumber dari Executive Koran Fakta menyampaikan apapun usahanya modal harus ada, hal ini juga berkaitan dengan Cara Budidaya Ikan Lele mulai dari pembuatan kolam, pembelian benih dan pakan serta perlengkapan dan perawatan di tambah kebutuhan lain-lain yang harus di siapkan dalam perencanaan budget and over budget di samping semangat, biaya juga harus bisa mengiringi untuk mencapai kesuksesan dalam tujuan khususnya budidaya ikan lele.

  • Kolam

Sebelum pembelian benih yang pasti harus di sediakan terlebih dahulu adalah kolam yang telah di isi air, karna sebaik-baiknya penebaran benih di dalam kolam adalah kolam yang sudah di endapkan terlebih dahulu 3 sampai 14 hari hal ini dengan tujuan untuk membentuk plankton atau binatang air seperti jentik nyamuk, cacing, dll untuk dikonsumsi oleh calon benih yang akan kita tebar di dalam kolam, jadi intinya tahapan pertama dalam Cara Budidaya Ikan Lele adalah telah tersedianya kolam yang telah di isi air kemudian di endapkan terlebih dahulu.

  • Benih Ikan Lele
Baca Juga:   Mencegah Burnout: 10 Strategi Ampuh untuk Menjalankan Usaha Seorang Diri dengan Sukses dan Bahagia

BBI (Balai Benih Ikan) adalah auditorium di bawah pengawasan Dinas Perikanan Kabupaten, balai tersebut menyediakan benih ikan lele dengan menerapkan tehnik pembenihan unggul dengan harga yang di awasi langsung oleh pemerintah daerah disamping lebih murah kepastian pertanggung jawaban indukanya pun di jaga.

Dengan memiliki sertifikasi dari badan daerah BBI dapat memberikan penyuluhan melalui kerjasama dengan dinas perikanan kepada kita yang membeli benih ikan lele di sana, jadi kalau bisa kita membeli benih ikan lele di BBI yang telah memiliki jaminan kualitas dan kuantitas.

Akan tetapi apabila kita akan membeli benih ikan di penjual sekitar lingkungan kita maka yang harus di perhatikan adalah track record si penjual, sertifikasi jenis indukanya dari BBI dan kualitas dari benih itu sendiri yang gesit dan agresif apabila kita memberi makan.

  • Penebaran Benih Ikan Lele

Dalam penebaran benih ikan lele ke kolam yang perlu di perhatikan adalah jumlah tebar dalam kolam, walaupun ikan lele termasuk ikan yang kuat tetapi sekuat kuatnya ikan lele tetap mereka bisa mati juga, jadi yang perlu di perhatikan kembali adalah jumlah tebar ikan lele, rumus jumlah tebar per meter kubik dapat di sesuaikan dengan perlakuan yang akan kita lakukan, jika sistem air deras bisa sampai 180-200 ekor per meter kubik, sistem aerasi bisa 150-180 per meter kubik, sistem resirkulasi bisa 130-150 ekor per meter kubiknya tetapi hal ini tidak lepas dari penanganan perawatan yang mengacu kepada standar penanganan air dan ikan.

  • Pakan

Jenis pakan yang tepat adalah seimbang antara ukuran ikan dan besar pakan, hal ini untuk memudahkan proses konsumsi makanan yang berpengaruh terhadap pencernaan benih ikan lele. Karakteristik ikan secara umum adalah kebutuhan asupan oksigen sebelum dan sesudah makan berbeda, semakin kenyang maka semakin banyak oksigen yang di perlukan, sehingga jika terlalu padat dapat menjadi penyebab kematian.

Baca Juga:   Beda Bank Syariah dan Bank Konvensional, Yuk Simak!

Salah satunya bukan karna kekenyangan tetapi karna kurangnya oksigen terlarut dalam air karna oksigen tersebut di gunakan untuk membantu mencerna pakan yang telah di makan ikan tersebut, jika asupan oksigennya kurang pada ikan maka lambung akan terkontaminasi karna pakan tidak di cerna dengan baik sehingga pakan tersebut menjadi racun dalam lambung yang dapat menyebabkan kematian. Maka dari itu cara memberi makan ikan yang baik adalah dengan cara cukup tidak berlebihan dan secara bertahap.

  • Sortir

Menangani ikan lele sebenarnya sangat mudah asalkan kita bisa menerapkan sistem pemeliharaan air kolam, maka ikan akan otomatis terpelihara kesehatanya apabila air sehat maka ikanpun pasti sehat jadi mari kita mulai dengan lebih memperhatikan kondisi air agar tetap baik. Air yang baik adalah air yang tidak berbau, tidak kental karna lendir dan warnanya tidak pekat, hal ini bisa di lakukan dengan seringnya mengganti air sebagian atau mengalirinya dengan aliran dari luar.

  • Sortir

Penyortiran ikan lele sangat perlu di lakukan dikarnakan ikan lele termasuk salah satu jenis ikan yang kanibal, penyortiran yang baik bisa di lakukan 1 sampai 1,5 bulan sekali di samping untuk menggolongkan jenis ukuran ikan, hal itu juga untuk memastikan tingkat kehilangan yang tidak di sadari karna sistem kanibalisme. Untuk penyortiran bisa kita lakukan menggunakan ember sortir yang sudah di penuhi lubang ataupun dapat juga di lakukan secara manual visual action.

  • Panen

Hal yang paling menggembirakan dalam budidaya ikan lele adalah keberhasilan. Ikan lele dapat di panen dalam waktu 3 bulan dengan ukuran 6-8 ekor per kilo, kita bisa menggolongkan kembali ukuran ekor per kilonya sesuai dengan tujuan penjualan. Untuk penjualan melalui penadah atau tengkulak harga akan jauh dari harga pasar dengan kelebihan semua ikan akan di beli borong, akan tetapi jika kita ingin menjual dengan harga pasar kita bisa menjualnya secara mandiri bisa melalui sosial media ataupun di lingkungan sekitar kita

Demikian yang bisa kami jelaskan perihal  Cara Budidaya Ikan Lele ini, semoga dapat menjadi referensi untuk pembudidaya ikan lele khususnya untuk pemula. Salam sukses

Baca Juga Berita Terbaru Lainnya di Google News

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.