Lamandau Menduduki Peringkat Tertinggi Positivity Rate Aglomerasi Tujuh Hari Terakhir di Kalimantan Tengah

NoNamaNilai
1Lamandau11.1
2Kotawaringin Barat9.5
3Murung Raya8
4Pulang Pisau7.7
5Kotawaringin Timur6.5
6Seruyan5.6
7Gunung Mas5.6
8Barito Utara4.2
9Barito Selatan3.7
10Kota Palangkaraya3
11Kapuas1.1
12Sukamara0
13Katingan0
14Barito Timur0

Kabar kurang mengenakan buat kabupaten Lamandau menurut Kemenkes rata-rata positivity rate aglomerasi di tujuh hari terakhir di Provinsi Kalimantan Tengah sebesar 4,7 persen, terkonfirmasi data di himpun per hari Kamis, 06 Oktober 2022. Namun kabar baiknya kabupaten Lamandau untuk angka ini masih lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang saat ini sudah sebesar 4,88 persen artinya rata-rata positivity rate aglomerasi kabupaten Lamandau sedikit lebih baik.

Baca Juga:   10 Obat Alami untuk Mengatasi Mual dengan Mudah

Lamandau merupakan kabupaten di posisi pertama dengan positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir tertinggi sebesar 11,11 persen. Kondisi positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir di kabupaten ini terlihat belum membaik karena terjadi peningkatan dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat 7,69 persen untuk wilayah Kalimantan Tengah.

Posisi berikutnya ditempati Kotawaringin Barat dan Murung Raya yang masing-masing tercatatan positivity rate aglomerasi dari tujuh hari terakhir sebesar 9,52 persen serta 8 persen.

Baca Juga:   Ini Dia 5 Makanan Ampuh untuk Mengatasi Mabuk Perjalanan Saat Mudik! No. 3 Paling Efektif!

Sementara kabupaten berikutnya Pulang Pisau dan Kotawaringin Timur ada diurutan berikutnya tercatatan positivity rate aglomerasi di tujuh hari terakhir sebesar 7,69 persen dan 6,45 persen.

Dalam sekala nasional, rata-rata positivity rate aglomerasi di tujuh hari terakhir keseluruhan 34 provinsi saat ini merangkak naik bila dibandingkan seminggu yang lalu yang hanya mencapai angka 4,34 persen secara keseluran provinsi.

Sumber: vaksin.kemkes.go.id
databoks.katadata.co.id

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.